Powered by Blogger.
Inilah 9 Negara Bebas Visa Untuk Paspor Indonesia

Inilah 9 Negara Bebas Visa Untuk Paspor Indonesia


1. Brunei Darussalam

Selain menjadi negeri penghasil minyak terbesar di Asia Tenggara, Brunei memiliki istana kenegaraan terbesar di dunia, yaitu Istana Nurul Iman. Istana yang menjadi tempat tinggal Sultan Hassanal Bolkiah memiliki luas bangunan yang mencapai 300 hektar. Untuk Anda yang suka diving, Brunei menawarkan beberapa tempat menyelam yang sangat bagus untuk fotografi makro, seperti Blue Water Wreck, Cement Wreck, Australian Wreck, dan Rig Reef. Warga Indonesia bisa berlibur di Brunei tanpa visa selama maksimal 14 hari.
Masjid Omar Ali Saifuddin, ikon negara Brunei
2. Filipina

Sama seperti Indonesia, Filipina merupakan negara kepulauan yang terkenal dengan pantai-pantai berpasir putih indahnya, serta budaya dan sejarahnya yang sangat kuat. Anda bisa berkunjung ke banyak tempat selama berada di Filipina mulai dari Manila, Cebu, Boracay, hingga Palawan yang dinobatkan sebagai pulau terbaik di dunia menurut Conde Nast Traveler 2014. Anda pun dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti snorkeling, diving, berjemur, hingga aktivitas yang penuh adrenalin misalnya “zipline” dan berenang bersama whale-shark. Semua kegiatan ini bisa Anda lakukan di salah satu negara teramah di dunia ini. Warga Indonesia bisa berlibur tanpa visa selama 21 hari di Filipina.

Boracay, pantai paling populer di Filipina

3. Kamboja

Kamboja bisa menjadi alternatif Anda jika Anda sudah mulai bosan dengan Thailand. Banyak candi bersejarah dan lanskap cantik berada di negara ini. Anda bisa berjalan-jalan menikmati street food di Phnom Penh, ke Siam Reap yang merupakan titik awal sebelum ke Angkor Wat yang juga merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO, hingga Sungai Mekong, yang masih menjadi rumah dari lumba-lumba air tawar. Warga Indonesia bisa berlibur selama maksimal 30 hari di Kamboja, tanpa visa.

Angkor Wat, salah satu situs warisan dunia UNESCO

4. Laos

Dahulu dikenal sebagai salah satu negara termiskin dan terlupakan di Asia Tenggara, Laos kini telah berubah. Dunia pariwisatanya bahkan menjadi salah satu faktor terbesar yang mendorong pertumbuhan ekonomi negara ini. Anda bisa melihat situs warisan dunia UNESCO di Luang Prabang, menjelajah gua misterius Pak Ou Caves, mengikuti jalan-jalan bersejarah di situs arkeologi Plain of Jars, dan bersantai sore sambil menikmati matahari tenggelam di belahan Sungai Mekong yang ada di Vientiane. Warga Indonesia bisa berlibur di Laos selama 30 hari tanpa visa.

Salah satu bangunan di Luang Prabang

5. Malaysia

Dengan beragam pilihan makanannya, mulai dari makanan India, makanan Malaysia-Cina, Peranakan, hingga makanan barat, tak heran jika Malaysia adalah salah satu negara yang memiliki street food terasyik di Asia Tenggara. Bukan cuma Jalan Alor di Kuala Lumpur, Penang juga merupakan surga dari makanan enak. Malaysia juga menjadi negara favorit anak-anak karena keberadaan Legoland di salah satu kotanya. Setiap orang Indonesia bisa berlibur di Malaysia hinggal 30 hari lamanya tanpa visa.

Petronas, ikon kota Kuala Lumpur, Malaysia

6. Myanmar

Berkunjung ke Myanmar bisa jadi memberikan pengalaman yang berbeda untuk Anda. Dengan pola hidup yang masih sangat tradisional, berlibur ke Myanmar seakan-akan membawa Anda kembali ke lorong waktu, tapi dalam artian yang sangat positif. Anda bisa menikmati keindahan kotanya yang penuh dengan pagoda indah dari atas balon terbang di Bagan, atau memandangi Golden Rock di Gunung Kyaiktiyo yang mencengangkan. Jelajahi Myanmar tanpa perlu visa selama 14 hari saja!

Deretan pagoda cantik di Myanmar.

7. Singapura

Singapura adalah tetangga terdekat Indonesia dan merupakan destinasi liburan favorit bagi warga Indonesia. Kenapa? Tentu saja karena Singapura menawarkan berbagai macam atraksi yang disukai masyarakat dari berbagai kalangan usia; ada Gardens by the Bay, Resort World Sentosa, Marina Bay Sands, Universal Studio Singapore, hingga pusat perbelanjaan yang sangat menarik bagi kaum hawa, seperti Orchard Road, Bugis, Little India, dan Kampong Glam. Warga Indonesia bisa bebas berlibur ke Singapura tanpa visa hingga maksimal 30 hari.

Pemandangan Marina Bay Sands dari tengah jalan

8. Thailand

Hasil pencarian Skyscanner mencatat bahwa Thailand adalah salah satu negara terfavorit bagi traveler Indonesia. Biaya hidup di Thailand yang terkenal murah bagi wisatawan Indonesia tentu menjadi salah satu daya tariknya. Belanja di Chatchucak Market di Bangkok pun bisa menjadi adalah kegiatan favorit sebagian besar wisatawan. Tapi jangan lupa, Bangkok adalah negara penuh budaya dan arsitektur kelas atas. Negara ini adalah salah satu negara dengan jumlah umat Buddha terbesar di dunia sehingga tidak mengherankan apabila Anda melihat banyak candi indah tersebar di penjuru negeri. Bukan itu saja, Thailand memiliki beberapa pantai terbaik yang ada di dunia, seperti Phi Phi Island, Phuket, Krabi, Hua Hin, dan Koh Samui. Jelajahi keragaman Thailand tanpa perlu memikirkan visa selama 30 hari lamanya.

Pha Nga Bay, salah satu wisata alam populer di Thailand

9. Vietnam

Dengan pemandangan alam yang sangat indah, berlibur di Vietnam akan memberikan kesan tak terlupakan untuk Anda. Naiklah ke atas kapal dan nikmati bebatuan indah di tengah sungai di sepanjang Halong Bay. Setelahnya, “live like a local” dengan merasakan ramainya jalanan di Vietnam sebelum akhirnya beristirahat dan menikmati makanan-makanan khas Vietnam yang menghangatkan perut. Berkunjung ke Vietnam tidak memerlukan visa dan Anda bisa melakukannya selama 30 hari.

Halong Bay, Vietnam
Jadi, negara mana di ASEAN yang paling menarik perhatian Anda? Kunjungi segera

Hati - Hati Hacker Akan Curi Nomor Ponsel Anda Lewat Medsos


hacker atau spammer tak jarang mengirimkan pesan sampah atau phishing menggunakan database yang mereka dapatkan dari media sosial dengan menggunakan software khusus.

Para pakar keamanan informasi, termasuk Kaspersky Lab, selama bertahun-tahun mengingatkan bahwa penjahat dunia maya dapat menggunakan informasi apapun tentang diri Anda yang Anda publikasikan pada jejaring sosial.

Namun, sejumlah besar pengguna tetap tidak menghiraukan dan terus saja berbagi berita serta sejumlah besar informasi pribadi dengan teman-teman virtual mereka dan juga para pengguna lainnya. Hal ini dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak menyenangkan dan bahkan tak terduga.

Untuk menunjukkan bahwa hal ini bukan hanya keresahan semata-mata, Ruslan Stoyanov selaku Head of Investigation Unit, Kaspersky Lab memberikan salah satu contoh kegiatan terbaru dari tim investigasi kejahatan siber di Kaspersky Lab.

Akhir tahun 2015, tim investigasi kejahatan siber Kaspersky Lab membantu lembaga penegak hukum untuk menghentikan kegiatan geng kecil penjahat siber Rusia yang mengkhususkan diri dalam penyebaranmalware Android dan mencuri uang dari rekening perbankan online.

Rencana jahat kelompok itu cukup sederhana: mereka menggunakan database nomor ponsel yang mereka miliki untuk mengirimkan pesan singkat (SMS) yang berisi link ke Trojan perbankan.

Tips Mengamankan Akun Media Sosial (facebook.twitter,Instagram dll..) Dari Serangan Hacker


Menjaga keamanan akun menjadi hal wajib yang harus anda perhatikan. Belakangan ini dengan makin besarnya jumlah pengguna sosial media, nyatanya tidak diimbangi dengan pengetahuan keamanan dunia internet yang mencukupi. Orang cenderung acuh atau kebanyakan tidak tahu sama sekali bahwa terkadang banyak hal hal kecil dan sederhana yang sebenarnya merupakan dapat membukakan pintu keamanan akun anda bagi hacker nakal.

1. Jangan menyimpan data akun di browser

Mungkin banyak pengguna internet pemula yang tidak faham maksud dari pernyataan diatas. Simplenya, terkadang ketika anda mulai login ke Facebook, Twitter atau sosmed lain menggunakan perangkat komputer, anda tiba tiba melihat tulisan muncul yang berisi kurang lebih “Apakah anda ingin menyimpan password anda pada situs ini?“ atau “apakah anda ingin komputer mengingat password anda pada situs ini?“ atau semacam itu. Itulah waktu dimana browser meminta ijin pada anda untuk mendapatkan data akun anda.
Jika anda sedang menggunakan komputer publik atau di warnet lebih baik pilih saja jawaban tidak atau langsung tutup kotak peringatan tersebut. Karena dari data tersebutlah, akun kita bisa saja di hack oleh seseorang.

2. Perhatikan Penggunaan Password

Terkadang bagi anda yang tidak mau ribet maka akan menggunakan password yang sama untuk banyak akun. Mulai dari Facebook, Twitter bahkan email pun, tidak jarang anda menggunakan password yang sama. Ini tentu saja hal yang salah, karena jika salah satu akun anda ter-hack maka otomatis akun anda yang lain akan ditemukan oleh sang hacker dan buntutnya akan dibobol pula. Cermati pemilihan password yang berbeda setiap akunnya merupakan cara terbaik.
Masih berhubungan dengan password, usahaka untuk memilih password yang kompleks. Kompleks disini bukan berarti harus panjang berderet –deret hingga membentuk kalimat, namun yang terpenting  adalah adanya kombinasi antara huruf, angka dan symbol, seperti contohnya ( PassSaya321*# ) password tersebut akan memberikan keamanan yang lebih dibanding password panjang yang hanya terdiri dari huruf saja atau angka saja.
3. Perhatikan Dengan Baik Website yang Anda Akses
Tips terakhir yang harus anda cermati adalah tentang website yang anda kunjungi. Saat ini tengah marak aksi hacking yang dikenal dengan nama website Phising. Phising sendiri merupakan sebuah tindakan mencuri data termasuk username dan password dari seseorang dengan mengarahkan korban tersebut ke sebuah website “palsu” atau website yang sudah ditanami aplikasi pencuri data.  Aplikasi yang tidak sengaja terdownload tersebut sangat mungkin membawa malware atau program yang dapat mencuri data online anda atau bahkan lebih parah merusak perangkat online yang anda gunakan.
Pada website tersebut biasanya anda diharuskan memasukkan username dan password atau data online lain. Yang harus anda perhatikan adalah apakah website tersebut benar benar website yang ingin anda tuju atau tidak, misal ada website tiruan dari Facebook dengan alamatwww.facebbok.com (perhatikan tiap hurufnya) atau yang mirip dengan itu. Jika penulisan alamatnya tidak benar-benar tepat, alamat situs Facebook harusnya www.facebook.com, maka jangan sekali sekali memasukkan data online anda, bisa jadi itu merupakan jebakan phising.
Tetap waspada dan tidak memberikan data online anda sembarang merupakan kunci dari keamanan akun anda saat menjelajahi internet. Terkadang orang akan menyepelekan hal tersebut, namun kita tidak pernah tahu apa yang bisa dilakukan oleh seorang hacker dalam memanfaatkan data yang mereka curi. Dan dengan memperhatikan hal-hal sederhana tersebut anda sudah bisa menghindarkan diri dari kemungkinan-kemungkinan buruk di dunia internet yang mungkin menyerang anda.

Tips Agar Tidak Ditilang Polisi

RAHASIA ANTI TILANG #1: Saya anak jendral!
Trik ni merupakan trik yang paling umum. Kadang dikombinasikan dengan pengakuan saudara atau penyelipan kartu nama pejabat kepolisian. Saat dihentikan, calon tilang memasang tampang percaya diri, dan berbicara dengan suara lantang, nada sok, penuh keyakinan.
Skenario:
“Maaf bu, ibu melanggar pasal sekian karena sekian-sekian”
“YA SUDAH! YA SUDAH! KAU TILANGLAH AKU SEKARANG! AYO CEPAT! TILANG SAJA!”
“Err…maaf bu, memangnya ibu..siapa ya?”
“MACAM MANA PULA KAU TANYA-TANYA SIAPA AKU! KALAU KAU MAU TILANG, YA TILANGLAH SANA!”
“Maaf bu, ibu kenal siapa?
“MEMANGNYA KALAU AKU KENAL SIAPA-SIAPA KENAPA? HAH? MAU KAU TILANG LEBIH BESAR LAGI? HAH?”
“Engga bu, lain kali hati-hati ya…”
Mengapa tak pernah gagal…Dalam ilmu psikologi, taktik ini ini berpangkal pada reverse psychology, dimana seseorang melakukan persuasi guna mengarahkan lawan bicara melakukan hal yang justru tidak diinginkan. Menyuruh pak polisi untuk menilang dengan lantang akan memicu reaktan dalam diri Pak Polisi, yaitu respon negatif saat menanggapi sebuah persuasi, sehingga bertindak justru kebalikan persuasi yang diberikan (melepaskan dan tidak menilang).
Teori psikologi ini sebenarnya berasal dari abad kuno Indonesia, dan dikenal dalam bahasa lokal sebagai teori gertak sambal, dimana seseorang mengambil peran yang mengisyaratkan kekuatan yang lebih besar dari yang sebenarnya dimiliki. Semakin banyak grey area, lawan bicara semakin ragu akan kemampuan kita sepenuhnya dan biasanya tidak berani mengambil risiko….
Karena seringnya digunakan, diperlukan kehati-hatian dalam melaksanakan trik ini. JANGAN BERBOHONG adalah kunci sukses keberhasilan. Itu termasuk: jangan mengaku saudara jika bukan saudara dan jangan memberi nomor telpon yang tidak bisa dihubungi. Ingat, kegagalan dan gerak-gerik mencurigakan bisa berbuah tilang yang lebih berat!
RAHASIA ANTI TILANG #2: Saya lagi banyak masalah, Pak!
WASPADA! TRIK INI MEMBUTUHKAN LATIHAN AKTING! Tips ini sangat cocok bagi Anda para yang mempunyai kemampuan teaterikal. Begitu polisi menyetop, Anda harus segera mulai penjiwaan. Segera telengkupkan tangan, basahi mata dengan air mata buaya, dan tarik ulur ingus sehingga terdengar seperti menangis. Sepanjang interogasi, jaga kontak mata yang minim dengan Pak Polisi, gerakkan tangan menutup muka seperti sedang depresi.
Skenario:
“Maaf bu, ibu melanggar pasal sekian karena sekian-sekian”
“Aduh, teserah deh, pak, bapak mau nilang saya apa gimana teserah dhe,”
“Memangnya ibu kenapa?”
“Aduh, ga usah nanya-nanya dhe, Pak, saya lagi banyak masalah nih!”
“Masalah ibu apa?”
“Pokoknya saya lagi banyak masalah! Makanya saya ga lihat tadi tuh lampu merah di depan, pikiran saya kusut! Jadi teserah deh kalau bapak mau nilang saya…” Diucapkan dengan nada frustasi dan diakhiri dengan suara lirih dan nada gantung.
“Duh, ada yang bisa saya bantu kalau lagi ada masalah?”
“Ga bisa! Bapak ga bisa bantu saya!” terkesan mau nangis, “Ga ada yang bisa bantu SAAYAA!” menangis histeris.
“Ya uda dhe kalau ibu lagi banyak masalah, lain kali hati-hati ya…”
Mengapa tak pernah gagal… Karena orang jahat selalu menang, dan ini adalah teknik yang sangat jahat. Trik ini memanfaatkan sisi baik dari seorang Polisi. Manusia pada intinya mempunyai hati nurani yang dibimbing oleh nilai moral dalam lingkungan sosial. Tiada manusia yang lahir tanpa empati akan kesusahan manusia lain, bahkan meski hanya setitik. Apalagi seorang Polisi yang diharapkan menjadi pamong masyarakat.
Taktik ini memang masih jarang digunakan, mungkin karena membutuhkan penghayatan yang mendalam dan juga karena trik ini begitu mudah dikenali. Sekali dipakai, tentunya para polisi akan selalu terkenang-kenang. Ibaratnya sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya. Bisa-bisa bagian skenario tadi dipotong menjadi:
“Ahhh!! Udah! Udah! Ga usah pura-pura! Kemarin uda ada yang pake tuh! Ibu-ibu!”
RAHASIA ANTI TILANG #3: Saya mahasiswa hukum, lho!
Jika Anda bukan mahasiswa hukum, tidak perlu jadi ragu karena membaca judulnya. Memang tidak perlu kuliah hukum sejati untuk menggunakan trik ini. Cukup kemampuan persuasi dan kegigihan mempertahankan kasus macamnya pengacara artis.
Skenario:
“Mbak melanggar pasal sekian karena sekian-sekian”
“Aduh, maaf, Pak, soalnya rambu-nya nggak kelihatan, ketutupan pohon tuu…lagian saya itu baru pertama kali lewat sini, jadi saya kurang paham sama jalanannya…”
“Ya tapi nggak bisa gitu dong, Mbak tetap melanggar dan harus ditilang”
“Wah, nggak bisa langsung ditilang gitu, pak! Kan saya sudah bilang tadi alasannya, rambunya tidak kelihatan karena ketutupan pohon, jadi sebenarnya kesalahan bukan di pihak saya. Saya ini mahasiswa hukum lho, pak! Masyarakat sadar hukum! Saya tahu benar pasal-pasal dan penerapannya, bahwa kalau pelanggaran karena rambu yang tidak jelas, tidak bisa dikenakan sanksi!”
“Memang aturannya seperti itu kok, melanggar ya kena sanksi!”
“Nahh, itu dia, apalagi saya tadi sudah minta maaf karena pertama kali lewat. Saya ini mahasiswa hukum, Pak, jadi saya tahu aturan persidangan. Saya jelas tidak bersalah karena saya tidak diinformasikan sebelumnya bahwa apa yang saya lakukan itu salah. Rambu tidak jelas. Saya pertama lewat. Siapa yang bisa memberi tahu saya?”
“Justru ini saya stop dan saya beritahu, Mbak melanggar!”
“Benar sekali, terimakasih, Pak, tugas seorang polisi memang untuk membimbing anggota masyarakatnya agar patuh peraturan. Karena itu sekarang saya jadi tahu disini ga boleh belok, dan lain kali tidak melanggar.”
“Tapi yang ini tetap ditilang!”
“Wah, saya yakin bapakpun sebagai penegak hukum juga belajar hukum seperti saya di fakultas hukum. Pelanggaran kali ini tidak kena tilang, pak, tapi berikutnya jika saya melanggar lagi, saya harus ditilang. “
“Ya sudah ngomong sana di sidang tilang!”
“Sekali lagi pak, saya ini sudah hampir lulus dari fakultas hukum, berarti saya menguasai materi hukum! Coba bapak liat klo ga percaya, ini kartu mahasiswa saya, FAKULTAS HUKUM angkatan tahun ini lulus. Menurut yang saya pelajari, tidak semua pelanggaran harus masuk tahap persidangan, jika sudah diberikan alasan yang valid atas pelanggaran. Saya sudah memberikan alasan saya. Saya bahkan tidak menyalahkan aparat yang meletakkan rambu di tempat yang tidak terlihat.”
“Ya sudah sana pergi!”
Mengapa tak pernah gagal… tidak ada teori psikologi di balik tips ini, kecuali pemahaman bahwa kejiwaan manusia bisa terganggu kalau mendengar suara yang memekakan telinga terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Polisi pun juga manusia, yang bisa gila mendengar rentetan alibi tak henti oleh suara yang tak enak didengar.
Tentunya tips-tips tersebut tidak bermaksud menghina lembaga kepolisian. Kami pun pernah menikmati buah reformasi birokrasi saat mengurus SIM, surat tabrakan dan ditilang. Ramah-cepat-tidak mahal. Justru semua tips ini ditulis supaya pihak berwenang dapat menghindari orang-orang yang suka ngemplang tilang. Ada lagi yang mau membantu upaya penegakan hukum?

Salah Berdoa

Assalamualaikum wr wb.
Ini kejadian nyata yang dilihat oleh Istri saya.
Sekitar seminggu yang lalu ketika setelah selesai sholat magrib. Istri saya berdiri di depan rumah. Di depan rumah saya ada sebuah gang kecil yang menghubungkan jalan satu ke jalan lainnya dan kondisinya agak gelap.
Dari arah mushola dekat rumah, muncul serombongan anak-anak berumur kelas 1 sampai kelas 5 SD kurang lebih ada 5 orang. Mereka akan pulang dari mushola ke rumah masing masing dan harus melewati gang tersebut.
Istri saya memperhatikan kejadian tersebut. Mereka tiba-tiba berhenti bergerak dan saling berbicara:
“Wah ngeri nih lewat gang ini. Takut ada setannya,” kata seorang anak
“Iya nih…takut gelap banget sih jalannya,” timpal yang lain.
“Ya udah kita berdoa aja terus kita lari timpal anak yang lainnya. Yuk kita berdoa…..satu….dua…tiga….Bismika allohuma ahya wabismika amuut..(doa sebelum tidur)….,” kata mereka serentak seraya mereka lari secepat cepatnya melewati gang tersebut.
Istri saya hanya tersenyum melihat kejadian tersebut.
Wassalamualaikum wr wb.
Back To Top