Powered by Blogger.

Surat Terbuka Untuk Ahmad Dhani dari Marulak Sinurat Kepada Yang RASIS, Sangat Tepat Sasaran

Terkait sebuah kalimat ungkapan Ahmad Dhani, menyebut bahwa "PEMIMPIN NON MUSLIM ITU SAMA SAJA DENGAN LGBT DAN BABI"  tentu menimbulkan berbagai banyak tentangan terutama baik dari kalangan muslim dan terlebih dari kalangan Non Muslim.

Khususnya seorang putra batak asal medan, Marulak Sinurat, melayangkan surat terbuka Untuk Ahmad Dhani, dan berikut isi Suratnya.

KEHARAMAN dan KEKAFIRAN : SENJATA POLITIK PARA PENGECUT !!!
---------------------------------///------------------------------
-sebuah catatan pribadi atas hilangnya logika KEJANTANAN SEJATI dalam bertempur-
Horassss Lae Ahmad Dhani….
Apa kabar kau di Jakarta sana Lae ?
sehat Barang itu Lae ? semoga sehat ya Lae, tapi kalau pun tak sehat agak agak kau bawa lah berobat sikit barang itu…
jadi gini nya itu Lae,
macam makin lancar kali kau aku lihat ngomong Lae, agak agak di rem lah sikit lae, jangan terlalu lebar mulut itu Lae…
Macam mana lah kau ini kawan, macam tak sehat lagi barang tu kulihat…
Kau bilang lah pulak “PEMIMPIN NON MUSLIM ITU SAMA HARAMNYA DENGAN LGBT DAN BABI”....
Apanya maksud kau Lae ?
Kejam kali lah omongan kau itu Lae, macam tak ada lagi kasih sayang dalam darah kau lae.
Bolehlah kau tidak suka sama mahluk minoritas macam kami ini tapi janganlah sekejam itu kau ngomong Lae.
HINA kali lah kau Tarok kami ini Lae Dhani,
yang nggak bisanya lagi Lae bertempur secara Jantan makanya Lae sampai menyamakan mahluk Minoritas macam kami ini HARAM ?
Kejam kali kau Lae bah…Makin Mentiko kau...
Kau sebut “PEMIMPIN NON MUSLIM ITU SAMA HARAMNYA DENGAN LGBT DAN BABI”,
Cok lah kau bayangkan sikit, kalau kita memakai bahasa Indonesia menjelaskannya (tak usah lah dulu bahasa Batak sama bahasa Medan)
PEMIMPIN = PROFESI SECARA INDIVIDU
NON MUSLIM = SEMUA UMAT BERAGAMA NON MUSLIM/ISLAM
Berarti dari kalimat kau itu tersirat juga isi otak kau itu mau bilang semua kami manusia minoritas ini HARAM !!!
Bah… kejam kali kau Lae bah….
yang lupa nya Lae kalau inang Pangintubu alias Ibu yang melahirkan kau Non Muslim juga ?
kulihat di Wikipedia Kristen nya Inong Joyce Teresa Pamela.
Amang tahe Lae ini bah…
entahnya lupa pulak Lae acara “Logika Ahmad Dhani” di iNews TV itu, kan Lae jadi Host disitu, iya kan Lae ? iNews TV kan bagian dari MNC Grup Lae ku, dan Bos nya MNC itu kan Among Hary Tanoesoedibjo yang beragama Kristen, kekmana lah itu Lae ?
Accem mana lah ini Lae…
usahlah kejam kejam kali lae cakap…
Lae HARAM HARAM kan kami padahal uang kami pun adanya kau makan.
Jadi maksud kau KAMI SEBAGAI MANUSIA MINOR aja nya yang HARAM ?
hanya BANGKE kami aja nya yang HARAM ?
gitunya maksud kau Lae ? tapi uang kami tidak HARAM Lae ? Gitu maksud kau ?
Berapa Juta keping album lae laku ? banyak juganya ORANG HARAM yang beli album lae, jadi kekmana lae ? tidak haramnya uang dari tangan ORANG HARAM macam kami ini ?
Berapa juta RBT lagu Lae yang dipakai orang ? banyak juganya ORANG HARAM yang pakai RBT lagu lae menjadi nada Handphone , jadi kekmana lae ? tidak haramnya uang dari tangan ORANG HARAM macam kami ini ?
Kalau konser pun kau gitu juganya Lae, banyak juganya ORANG HARAM yang beli tiket konser kau,
jadi kekmana lae ? tidak haramnya uang dari tangan ORANG HARAM macam kami ini ?
di Medan pun adanya Karaoke kau, besar kali gedung karaoke kau di Medan ini, entah berapa tingkat lah itu, yang besaran kulihat.
Apa tidak tau kau Lae kalau banyak juga ORANG HARAM masuk ke karaoke kau di Medan ini,
jadi kekmana lae ? tidak haramnya uang dari tangan ORANG HARAM macam kami ini ?
Ku ingat lah lagi Lae vocalis vocalis handal yang pernah kau pakek, ada abang Ari , abang Once, ada pulak Lae ku si Judika, bahhh Minoritas nya orang itu tiga Lae, berarti HARAM jugak lah orang itu tiga ya kan Lae, jadi kekmana lae ? tidak haramnya penghasilan dari vocalis yang tiga itu ?
Pernah jugak kubaca di Twitter kau bilang kalau kau ini Musisi Sejati....
macam mana pula Musisi Sejati bisa RASIS Lae ?
Cok kau tengok sikit....
music itu adalah SENI dan seni itu adalah UNIVERSAL.
Yang ku tau ya Lae, orang yang didarahnya mengalir darah seni akan lebih besar CITA KASIH nya daripada orang yang dialiri darah lain sebab didalam darah seni itu ada BAHASA CINTA.
Cemana Lae… ? cocok kam rasa… ?
Jangan lah gitu omongan kau Lae ku Dhani,
hadapilah panggung politik ini dengan realita yang ada, bagus buat Lae, biar bagus Lae kutengok !!!
cemmana orang mau melihat Kau bagus lae kalau kau aja sek lalap suka MEGHARAM-HARAMKAN orang lain.
Janganlah gara gara ambisi politik jadi ribut orang orang, sudah susah payah nenek moyang kita merebut keutuhan NKRI masak kita harus kotori lagi dengan noda noda SARA ?
Jangan pulak gara gara 2 orang kalian di atas sana jadi ribut masyarakat dibawah sini, kau jaga itu Lae.
Bahasa kasarnya gini Lae “dua orang nya kalian berebut Tahta diatas sana tapi jadi Tikam-Tikaman masyarakat dibawah sini’’.
yang gak main lagi nya kau memikirkan itu kawan ?
Kurasa puas kali lah kau rasa kalau ada ribut Agama di Indonesia ini ya ?
Heran aku melihat Lae bah…
bukannya memanfaatkan kepopuleran kau untuk membangun bangsa malah kau pulak yang mau menginginkan ANTAR UMAT BERAGAMA BERKELAHI.
Minum dulu seteko Tuak itu Lae biar agak Cantik lae cakap……
 
6 Hal Mengerikan ini Akan Terjadi Jika Danau Toba Meletus Sekali Lagi

6 Hal Mengerikan ini Akan Terjadi Jika Danau Toba Meletus Sekali Lagi

Memang benar Toba yang sekarang berwujud danau, namun kembali ke beberapa ratus tahun lalu, ia masih berbentuk gunung. Bahkan bukan sekedar gunung, tapi super volcano atau gunung berapi super.

74 ribu tahun lalu Toba yang masih berbentuk super volcano meledak hebat. Peneliti mengasumsikan jika ledakan ini berdampak ratusan kali lipat dari krakatau yang ada di Indonesia, yang bunyi erupsinya saja mampu terdengar sampai Amerika. Tinggal bayangkan saja seratus kalinya kejadian ini, itulah yang terjadi saat super volcano Toba meletus.

Kabar buruknya, Gunung Toba yang mengelilingi danau dan pulau Samosir itu masih aktif. Tidak bisa diprediksi kapankah ia akan erupsi. Namun, jika terjadi kembali, maka bersiap-siaplah untuk bertobat setobat-tobatnya. Karena ini bisa dibilang menjadi akhir kehidupan manusia. Kira-kira seperti ini yang akan terjadi jika Gunung Toba meletus lagi.
1. Jutaan Ton Asam Belerang Akan Membuat Dunia Gelap Total
erupsi gunung berapi
Dulu, dalam sekali hentakan erupsi, Gunung Toba kuno mampu memuntahkan jutaan ton asam belerang ke udara. Ketika ini terjadi, maka dunia akan dipenuhi dengan asap beracun yang seperti mencekik kerongkongan.
Bahkan ketika ini terjadi di masa lalu, dunia tiba-tiba gelap seketika. Seperti ketika Sumatera dan Kalimantan terkena bencana asap, namun dengan tingkat yang lebih parah lagi. Bahkan momen kegelapan ini diperkirakan tak hilang dalam waktu beberapa tahun. Ngeri!
2. Kehidupan Akan Mati
tanah gersang kering
Tak hanya membuat dunia gelap dan polusi, erupsi Toba di masa lalu juga membuat kehidupan seakan berakhir. Bagaimana bisa? Ya, ternyata material erupsinya menyelimuti Bumi secara keseluruhan. Alhasil, sinar matahari terhalang total sehingga tidak mendukung kehidupan.
Fotosintesis mati, tumbuhan layu seketika, hewan-hewan dan manusia akan mulai kehilangan waktu mereka. Dampak erupsi yang tak hanya sebentar pun berakibat matinya kehidupan. Skenario ini benar-benar terjadi di masa lalu.
3. Samudera Menjadi Sangat Dingin
danau beku
Seorang geolog dari New York University melakukan penelitian untuk mencari tahu bagaimana iklim Bumi di masa lalu. Ia pun melakukan penggalian di dasar laut dan menemukan sebuah benda bernama foraminifera. Dari sini ia pun terkejut bukan main, karena ini merupakan indikasi kalau dulu suhu Bumi sangat ekstrem.
Penelitian ini pun dikembangkan termasuk dengan penemuan debu-debu fulkanis kuno di Greenland. Lewat penelitian ini akhirnya terkuak sebuah titik temu. Si peneliti yakin jika ada sebuah fenomena yang memicu suhu ekstrem ini. Dan pada akhirnya diketahui jika penyebabnya adalah erupsi Gunung Toba. Sang geolog juga menyebutkan jika gara-gara erupsi ini samudera seluruh dunia mengalami penurunan suhu sampai 5 derejat celcius. Hampir beku!
4. Cuaca Ekstrem Hingga Puluhan Tahun
perubahan cuaca eksterm
74 ribu tahun lalu setelah tragedi ini, peneliti memperkirakan jika Bumi mengalami suhu super dingin. Jika samudera saja bisa sedingin itu, maka udara pun diperkirakan tak jauh beda. Cuaca seperti ini juga akan bertahan tak hanya satu atau dua bulan saja, tapi puluhan tahun!
Dunia mungkin akan memasuki zaman es namun berbeda versi. Akibat letusan Toba, Bumi tak hanya membeku tapi juga gelap luar biasa. Takkan ada yang sanggup melewati ini, hingga akhirnya skenario ini bakal jadi akhir kehidupan makhluk hidup.
5. Danau Toba dan Pulau Samosir Lenyap
peta danau toba dan samosir
Dampak dari letusan Toba di masa lalu adalah kaldera yang bisa kita lihat hari ini. Lalu bagaimana jika letusan yang identik seperti 74 ribu tahun lalu terjadi lagi? Mungkin Danau Toba dan Pulau Samosir akan lenyap, bahkan bisa saja Sumatera akan terbelah.
Hal ini sangat mungkin karena Toba terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik, yakni Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik. Saling tumbuk tiga lempeng ini menyebabkan subduksi atau penyusupan. Sehingga gara-gara ini eksistensi Danau Toba Sendiri jadi terancam. Saat erupsi sendiri pasti juga akan terjadi lontaran besar, di momen tersebut pasti juga akan mengakibatkan sebagian pulau Samosir terlempar.
6. Memicu Gunung Api Lain
serupsi supervolcano
Gunung api memiliki jalur penghubung antara satu dan lainnya. Ketika satu bereaksi, maka yang lain pun akan terpicu. Seperti kasus beberapa waktu lalu ketika gunung-gunung api di Indonesia perlahan mulai bergantian aktif satu demi satu. Jika pemicunya adalah super volcano seperti Toba, maka sudah tentu yang lain juga akan terpengaruh lebih kuat.
Setelah Toba meledak, maka kemungkinan besar deretan gunung yang berada pada jalur tektoniknya ikut erupsi pula. Jika gunung-gunung meletus bersamaan, maka tak terbayangkan ngerinya.
Bencana-bencana seperti ini bukanlah sesuatu yang bisa diintevensi manusia. Ada pun alat-alat canggih yang ada sifatnya hanya memberikan peringatan, tidak mencegah. Jadi, jika bencana ini terjadi, maka sepertinya takkan ada harapan. Bahkan kata para peneliti, kehidupan takkan pernah mudah lagi ketika super volcano memuntahkan isinya.

Sumber LINK

Dua Pelajar Harumkan Nama Indonesia 'Bob dan Thinus' Menembus NASA


Keduanya sekarang duduk di kelas XII. Bedanya, Bob duduk di kelas XII IPA sedangkan Thinus duduk di kelas XII Bahasa. Keduanya merasa sangat senang mendapatkan kabar lolos dirinya lolos dan tergabung dalam tim penelitian bersama NASA.

"Saya merasa bangga dan senang. Saya tidak menyangka bisa lolos dalam tim ini. Sebelumnya saya tidak terpikir bisa berhasil, tapi jika semua sudah diatur Tuhan semua itu bisa terjadi", ungkap Thinus.

Bob dan Thinus sendiri masih berusia 18 tahun. Bob lebih menyukai pelajaran fisika. Meskipun begitu, sebelumnya dia bercita-cita sebagai pendeta. Namun, setelah tahu dirinya lolos seleksi penelitian ini, dia terpacu untuk bermimpi menjadi seorang ilmuwan.

"Sebenarnya saya bercita-cita menjadi pendeta, setelah lolos seleksi ini saya terpikir menjadi ilmuwan", ujar Bob dengan sedikit malu-malu.

Berbeda dengan Bob, Thinus lebih menyukai mata pelajaran bahasa. Bahkan dirinya juga mengaku ingin menjadi ambassador atau duta besar. Setelah lulus SMA, dia juga ingin melanjutkan kuliah ke Manado. Dia menilai, karena kemampuan bahasa yang mumpuni, dia bisa lolos dalam seleksi ini.

Dinas Pendidikan berkunjung ke sekolah-sekolah dan menjaring anak-anak berprestasi untuk gabung dalam penelitian yang bekeja sama dengan NASA. Pada awal bulan Oktober, Bob dan Thinus mengikuti seleksi awal di Dinas Pendikan Jayapura. Seperti yang dituturkan Bob, dari SMA Advent Doyo Baru ada 12 anak yang mengikuti seleksi awal. Lalu mengerucut menjadi empat orang, hingga akhirnya terpilihlah Bob dan Thitus.

Dua anak Papua ini tergabung dalam tim Padi. Penelitian yang akan mereka kerjakan tentang uji coba apakah padi bisa tumbuh di luar angkasa. Seperti yang diketahui, kondisi atmosfer, gaya gravitasi dan tekanan udara di luar angkasa jauh berbeda dari bumi. Ide penelitian tersebut dicanangkan oleh para ahli dan Dinas Pendidikan.

Sumber LINK

Penyebab Ledakan bom di Universitas Halueleo (UHO)

lustrasi ledakan
Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Agung Sabar Santoso belum dapat menjelaskan penyebab ledakan. Ia menegaskan ledakan terjadi saat pelatihan penanganan bahan peledak di ruang sekuriti kampus.

"Tim Gegana Brimob Polda masih menyelidikinya," kata Kapolda, Selasa (29/3/2016).
Ledakan terjadi saat pengamanan pada alat peledak. Dua instruktur menjelaskan soal granat. Satu instruktur bertugas memegang granat. 

"Granat jatuh dan meledak," kata Kapolda dalam wawancara via telepon kepada Metrotv.

Program ini merupakan kegiatan dari kampus. Tujuannya sebagai bahan pembelajaran untuk pengamanan kampus.

Kapolda menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut. Apalagi, ledakan terjadi saat pelatihan memasiki masa sepekan. Padahal, jadwal pelatihan rencananya selama dua pekan.

Sementara itu, kata Kapolda, Polda akan memberikan bantuan pada korban luka hingga sembuh dari perawatan. Sementara keluarga korban akan mendapat santunan.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.00 WIT. Satu korban merupakan anggota Brimob Polda Sultra. Sementara tiga lainnya berprofesi sebagai petugas pengamanan kampus.

Berikut nama korban meninggal dalam ledakan tersebut:
1. Kaharudin, satpam UHO meninggal di RS Abunawas
2. Jufriady, satpam UHO
3. Supriadi, satpam UHO
4. Brigadir Haidir

Sedangkan nama korban luka yaitu:
1. Azis, 30, warga Kabupaten Muna (satpam UHO)
2. Jaimin, 30, warga Kabupaten Muna (satpam UHO)
3. Imron, 33, warga Kabupaten Muna (satpam UHO)
4. Fajar, 33, warga Kabupaten Muna (satpam UHO)
5. Laode Fanani, 32, (satpam UHO)
6. Hardiman, 20, warga Kabupaten Muna (satpam UHO)
7. Arham, 29, (satpam UHO)
8. Aiptu Safrudin, 42, anggota Gegana Sat Brimob Polda Sultra 
(RRN)

Gubernur DKI (Ahok),Marah dan Ancam Kepala TPU Petamburan Karena Pungli


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purmana (Ahok) mengancam akan memecat Kepala Taman Pemakaman Umum (TPU) Petamburan karena pungutan liar (pungli). Bahkan Ahok mengaku telah meminta kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika untuk segera memproses pencopotan Kepala TPU Petamburan dari jabatannya.

"Kita sudah perintahkan kalau temukan betul, kita berhentikan sebagai PNS. Kepala TPU kami minta ini diberhentikan sebagai PNS. Tunggu dia beresin dulu nanti saya copot," ujar Ahok di Balai Kota, Selasa (29/3).

Ahok mengatakan, dari rekaman yang ia miliki terungkap bahwa nilai lahan kuburan yamg ditawarkan bisa menutupi biaya cicilan rumah dan mobil.

"Suara bilang, berapa nilainya, ya bisa buat cicil rumah BTN tiga bulan, mobil dua bulan, ya dengar saja suaranya," ungkap Ahok.

Dikutip dari beritajakarta.com, Ahok menyodorkan langsung rekaman yang didapat dari petugasnya di lapangan kepada Ratna. Ahok meminta Ratna untuk bertindak tegas.

"Kita terus nuduh Ibu, tapi Ibu terus bilang enggak ada. Itu yang selalu saya bilang di taman ini malingnya gila-gilaan, tapi selalu disangkal enggak ada. Saya pengen hukumannya meski jelas ini. Pemecatan saja sudah," kata Ahok saat rapat pimpinan di Balai Kota, Senin 28 Maret.

Back To Top